Rencana Nya

Pusing saya..


entah kenapa ya.. 


akhir2 ini barang yang saya beli atau orang belikan untuk saya... kebanyakan memiliki cacat. 


1# Laptop HP Compaq, layarnya rusak, ada segaris dead pixel berkedip2 biru di paling bawah layar yg lama2 menjalar ke atas. Beli di lampung, saya nya ada di Palembang, dua kali selama 1 tahun saya ganti layar (garansi hardware).


2# Harddisk Samsung 650G black, n kamera casio zr100 (cacatnya krn disukai orang lain alias dimaling)


3# Sepeda Fold, gearnya gak sempurna rakitannya, dari 7 cuma bisa 4 doang digunain.


4# Hape baru Pearl, layarnya flicker jika ngambil poto di cahaya berat (outdoor atau menatap lampu lgsg), yg ini sulit digantinya, krn dibelikn kakak di jakarta. posisi saya di Pangkalan Balai.


5# Modem Smart, gak ada sinyal, trus beli lagi yg warna putih smart juga, ada sinyalnya. Tapi cacat dia, krn gak ke deteksi otomatis ma laptop, jadi mesti manual ngambil driver, ngulik2 google ampe sore.




Maksudnya apa ya yang di atas memberi saya yg seperti ini... 


apakah krn saya mesti terbiasa dgn ketidak sempurnaan ? 


tapi mengapa kontras bgt, orang2 lain gak ada tuh dgn barang yg sama masalah seperti ini.. 


apakah saya mesti sedekah ? apakah saya mesti menikah ? dan menyadari bahwa istri saya menjadi yang no 6#.

Komentar

  1. bener bai itu namanya kurang sedekah, kita punya 72 sendi dalam tubuh dan setiap hari harus disedekahin ama kita, dan kalau kita lupa dengan sedekah kita maka ALLAH akan ambil secara paksa itu karena ALLAH sayang sama kita, kalau ALLAH gak sayang maka kita akan dibiarin aja dan mungkin kita akan jatuh sakit dengan begitu, semua gak ada yang kebetulan pasti ada hikmahnya oke

    BalasHapus
  2. Maksutna semua nya mesti sedekah ? kasian amat fakir miskin yg buat makan aja susah Ndri gimana cara sedekahna dia :(

    BalasHapus
  3. Maaf ya klo aku salah, memang sedekah itu harus dalam bentuk materi ya?
    Bukannya sebuah senyuman kepada sesama atau sholat dhuha itu juga merupakan sedekah yang paling sederhana...

    BalasHapus
    Balasan
    1. senyum sedekah uda pernah denger, klo dhuha sedekah baru denger saya, dhuha yg kudenger membuka pintu rejeki.

      HR Muslim dari Abu Dzar, Rasulullah menyatakan bahwa jika tidak mampu bersedekah dengan harta maka membaca tasbih, membaca takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami-isteri, dan melakukan
      kegiatan amar ma'ruf nahi munkar adalah sedekah.

      Kalo masalah harta itu kayakna masalahna bukan di sedekah deh, masalahna di zakat, karena :

      Setiap harta yang sudah dikeluarkan zakatnya akan menjadi suci, bersih, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang (at-Taubah: 103, dan ar-Rum: 39).

      Hapus
    2. Saya diberitahu katanya klo Shalat Dhuha = Sedekah dengan Seluruh Persendian

      Sebuah hadist berisi penjelasan mengenai kewajiban sedekah seluruh persendian. Dan sedekah ini bisa digantikan dengan shalat Dhuha.

      Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

      “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah ”. [HR. Bukhari dan Muslim]

      Kalo aku salah menafsirkan/menangkap maksud dari orang yang memberitahu, maaf... ya mungkin itu kekurangan saya sebagai manusia.

      Hapus
    3. Naah, Ndri saya rada rada kurang setuju ma hadis mewajibkan sedekah dari abu hurairah itu, pada intinya sedekah itu sesuatu yg spontan terjadi kapan aja dianjurkan kapan aj. Tidak dilakukan tidak apapa. lagian knapa dgn sendi2 kita hahaha. perumpamaan spt sendi itu menandakan tambahan dari adat setempat, hadisnya aku pertanyakan tu.

      Hapus
  4. semua perbuatan baik kita tu sedekah kok, senyuman juga termasuk sedekah, dan kita sedekah tu baik saat lapang atau pun sempit,sedekah membuat kita tidak terlalu cinta terhadap apa yang kita miliki, sebenarnya harta kita yang sebenarnya adalah harta yang kita kubankan untuk kebaikan hanya ALLAH yang mengetahui

    BalasHapus
  5. Setuju,klo semua perbuatan baik kita memang sedekah... Tapi kita kan ga bisa men-judge mengatakan sesuatu itu kurang sedekah juga Lho?

    Jadi ambil hikmah aja buat pemilik blog ini, karena ALLAH pasti menggantikannya dengan yang lebih baik koq (InsyaALLAH). Dan Klo ttg barang2 yang ga sempurna, Mungkin harus lebih teliti aj/mencari informasi ttg barang yang akan dibeli. Semoga aku ga lancang ya, kasih saran ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kagak lancang kalee, nyantai aja. Btw justru saya klo bli barang ampe lamaaa bgt milihnya, saking telitinya..

      Saya liat2 tadi dari berbagai sumber (yg ad di inet) sedekah itu kesimpulannya =

      a. Sunnah
      b. Berupa pemberian (harta ataupun amalan kebajikan)
      c. Sama seperti norma2 kebaikan di masyarakat aja itu.

      Hapus
    2. Waduh kalo teliti banget gitu aja masih cacat haha...., berarti mungkin harus ada teman untuk share ttg sesuatu...hahaha...OPs!

      Hapus
    3. sesuatu emang ... "tangan lu beracun" semprot kakak saya kmaren

      Hapus
    4. "tangan beracun" ada ya? Ada mungkin ya, sampe muncul kata itu...haha

      Hapus
  6. wkwkwk,, mau ketiwi sdkit ya tp ga mksd gmn2, ngikik aja bc tulisan blognya ini sbnrnya, dasar qunibai, kuwalat lah jdiin istri no 6, hbs kejadian ni naikin peringkatnya istrimulah no 3 kek, haha :P
    oya segera cr obt anti racun utk tanganmu :P
    share mslh ilmu agama dr komennya suka bacanya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer