Sepi..

Anak-anak belajar di sekolah selama seperempat hidupnya, istilahnya makan bangku sekolahan. Setelah itu mereka diwajibkan untuk bekerja, mencari uang. Dan tidak ada jaminan atas pekerjaan tsb, yg ada kewajiban belajar doang.

A lone journey

Yah dengan kondisi saya yang kuliah di luar kota, saya belajar mandiri. Apa sebenarnya mandiri ? Bisa mengurus diri sendiri, menguasai skill hidup (yg tidak pernah diajarkan di sekolah) dan mengatasi sepi. 

Ketika kita belajar maka kita akan bertemu orang2 yg senasib dgn kita. Itulah yg menyebabkan dunia belajar tidak terlalu sepi. Namun ketika kita bekerja... yang notabene di luar daerah juga n bersama orang2 dgn personality yg aneh2. Kadang kita akan merasa sepi. (buat yg selalu didalam rumah ortunya gak pernah keluar, mungkin gak ngerasa hal2 bgini)

Jaman kuliers naek kapal bolak2 pulang kampung, rasanya sepi sendirian, jd saya menciptakan kepribadian lain yaitu mode musafir

Saya merasa hidup itu yang paling penting adalah kawan untuk berbagi, teman ngobrol, kalau bisa saling menambah wawasan. Oleh karena itu amatlah penting bagi kita untuk berada di daerah yg memiliki tipe pribadi yg serupa, jd kita bisa saling berkembang. Seharusnya memang kita menjadi orang yg fleksibel, namun kenyataannya itu jarang terjadi. 

Makanya orang2 yg bekerja itu seringkali galau, pengen nyari pasangan hidup, yg sebenernya adalah pelipur lara sepi itu sendiri.

Hari ini saya sendiri di kamar bedeng, demam, nunggu air pdam gak ngocor2 jadilah nimba sendiri ke luar. Jam 10 malem. Rintik2 hujan menemani suara bersin saya. Mandi keringet. Obat cuma panadol. Gak tau lagi soale, kalo punggung pegel2 n panas rasanya kayak dulu pas sakit DBD. 

Kenapa saya nimba ? krn saya kuatir air sumur juga akan bures krn dipakai oleh tetangga yg tiap hari nyuci baju... dan ada galian di depan rumah, jadi mungkin pipa pdamnya kena  pacul, n bakal lama pdam gak ngocor.

Saya bisa mengatasi sepi dgn menghubungi kawan2 atau sodara via telpon, tapi kadang kita pengen juga maen bareng kayak dulu.

Update 4 Maret 2012,

Keadaannya sumur butek bgt, nunggu PDAM sekarang.

Terbangun dari tidur jam 15.35 WIB, lagu terputar Le Jardin, setengah tertidur saya berpikir, apa yg telah saya lakukan selama ini ?, semua maksiat yg saya tonton, akan membawa saya kemana, Allah SWT memperhatikan saya, dimana saya berada, tidak menjadikan lingkungan itu menjadi baik, hidup saya ini, apakah percuma.

Dimana jodoh saya ?, dengan langkah galau, sikat gigi dan berwudhu saya mikir, jikalau saya memiliki istri, mungkin dia sedang sholat Ashar, dengan khusyuk, dan saya melihat nya sebagai seorang bidadari yg lembut dan teguh hatinya.

Namun saya sendiri apa, orang yg berlidah tajam, senang menunjukkan kesalahan orang, krn saya sendiri, tidak berani berbuat, lemah, tak berdaya, hanya bisa menghayal, dalam hampa. Siapa yang bersedia, bersatu, dengan orang spt saya ? yang menilai sendiri, memutuskan sendiri, dan berharap yg sama dari sang bidadari.

Ah saya tatap wajah saya sendiri, keriput sudah merayapi sisi kelam keseriusan, wajah yang suram, dan selalu memandang skeptis. Ketika itu saya sadari, dunia yang dipelajari, sangat jauh, dengan yang ada di depan mata, sekolah moral itu percuma. Berbohong itu biasa, krn itu saya malas bergaul, sama saja, malu, tak bisa berbuat apa-apa. Berbohong pada orang lain tak apa, namun ketika kita membohongi diri sendiri itu sangat merusak hati.

Untuk anakq ke depan, jangan membohongi dirimu sendiri, tatap segala sesuatu dengan jernih, dan ingatlah Allah SWT. Karena ayahmu ini tidak bisa berbuat apa-apa, tanpa dukungan siapapun, melawan arus buruk budaya....

Update 9 Mei 2012,

U know,

Personality orang yg kbanyakan waktuny sendirian berbeda dgn org yg biasa dgn ramainya teman2, yg cepet akrab itu org yg ksepian, krn dia menghargai obrolan, sebab dia jarang sekali ngobrol. Walopun kdg dia ngobrolny aneh2 krn disitulah kesempatan dia ngeluarin pmikirannya, g ad waktu lain lg kayanya, jd ngalor ngidul pasti ngocehnya.

Update 26 September 2012,

Setelah saya pelajari lebih lanjut ternyata banyak sekali keterkaitan antara semua hal. Termasuk sekolahan.. jika diliat ke atas postingan saya sebagai org di luar ring masalah, maka sangat kasian sekali para pemuda yg galau atas dirinya sendiri.

Mereka hanya belum menyadari bahwa semua kegalauan itu adalah hasil budaya yg diciptakan oleh generasi sebelumnya.

Update 25 Maret 2013,

Lidah terkait dengan pandangan orang thd diri sendiri. Ternyata manusia mementingkan harmoni shg utk berbicara sesuai dgn emosi sangat tidak dianjurkan. Saya yg spt itu dgn emosi yg tidak memakai topeng, selalu menjadi org yg tercela. Org yg stress, pemarah dll, meskipun saya tidak pernah memakai kekerasan, ataupun menyukai kekerasan.

Sangat miris ketika semua teman, orangtua, bahkan saudara sendiri, memandang saya spt itu. Ditambah dengan kenyataan preferensi hobi saya yg menyukai pemikiran yg detil, dalam, atau apapun yg bisa memacu berpikir, dianggap sebagai sesuatu yg tidak penting.

Ketika saya pulang saya tidak bisa menganggap itu adalah rumah saya lagi. Saya hanya terhibur oleh hiburan yg saya cari sendiri, berbicara dgn tembok atau menulis catatan dimana2 mengenai berbagai hal.

Kadang saya merasakan rindu, perasaan nostalgia, mungkin rindu bertemu dgn yg Maha Pencipta. Ketika melihat langit senja, keindahan yg ingin diabadikan..ketika mendung, gerimis dan angin segar, tanda kebesaranNya.

Komentar

  1. Tentunya semua hal tersebut akan menjadikan dirimu lebih kuat.
    Saat orang lain baru sampai pada tahapan hidup yang sekarang kau alami, kamu sudah lebih dulu mengalaminya. Artinya kamu 1 tahap lebih maju dan lebih kuat dibandingkan yang lain.

    Tetaplah semangat dalam menjalani semua... :)

    BalasHapus
  2. Semoga udah sembuh ya sakitnya dan ga tambah parah karena kecapean nimba air hehe...

    Btw anyway busway....Asal jgn cuma bisa kritik orang, tapi kita juga harus berusaha bersikap seperti apa yang kita katakan ke orang lain tsb alias jgn bisa cm ngomong doank. Kritik itu juga bisa di bilang menasehati, tapi sampaikan dengan cara yg lebih lembut agar tdk menimbulkan sakit hati/tersinggung dan sesuaikan dgn situasi. kalo ga salah seh?

    Wach...klo jodoh sdh ada yg mengatur, disaat dan waktu yg tepat dia akan datang dan "Nobody's Perfect" betul ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waow mesti djwb p engga ni. hihi retorik smua kayaknya. Yaa kbtulan sakit dtg silih brganti trmasuk sakit hati. trims tp atas kpdulianny.. :-)

      Hapus
  3. Sepi...Sepi...dan Sepi...manusia itu sendirilah yang menciptakan, tul ga? :)

    #venus#

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pusing jg, kalo gak ad hiburan apalah jadinya....

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer