Jin, n pseudoscience dalam karya manusia
![]() |
| Make ZR100 |
Kemarin2 baca buku 1001 malam, kisah yang sangat menyeramkan, tidak tahu berapa mulut yang menceritakan dan ditambah dan dikurangi untuk bisa dihadirkan di ruang baca anak-anak tu cerita. Krn walaupun lakon disitu mengetahui tntg Allah, namun nyawa manusia nilainya sangat rendah sekali.. Menurut saya karya itu diambil di Persia n diluar zaman Rosul terbentukny.
![]() |
| dari yorkparanormals.com |
Kembali ke pokoknya, trus baca lagi The Magic Skin, bukunya Honore de Balzac, ada seal of solomon di kulit keledai yg memilikikemampuan mengabulkan semuanya. Trus nonton lagi The Tempest, karya Shakespear, disitu ada 'spirit' yg bisa dibilang Jin juga. Pokoknye minggu ini tntg mistis deh.
Ada satu yg menarik dari The Magic Skin, disitu diceritakan bahwa tuh kulit serupa nyawa yg make nya, jd makin kecil maka makin cepat mati. Tiap permintaan akan dikabulkan dgn konsekwensi itu. Jadi pemilik sebelumnya tidak mati karena dia hanya berkutat pada pengetahuan, menjalani hidup apa adanya, dan Raphael sebaliknya banyak memiliki keinginan.. dari karya2 tsb kita bisa mengetahui bahwa semua memiliki konsekwensi dan manusia itu tidak henti2nya menginginkan sesuatu.
Sedikit sekali kita tahu mengenai Jin, krn alamnya beda, namun dalam Al Quran diterangkan bahwa Jin juga sama bermasyarakat, dan golongan Jin juga mendengarkan Al Quran via Rosul. Pernah jadi budak Nabi Sulaiman, dan dari situ lah muncul istilah yg dibuat orang yahudi 'seal of Solomon' yang bisa membuat Jin patuh, pdhl kalo diliat di Al Quran 34 : 14,
"Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka
kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu
bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang
menghinakan"
Menurut pemikiran saya, yg berwenang untuk menundukkan Jin adalah Nabi Sulaiman, bukan seal nya, capish (membuat berbagai macam film dan buku jadi hoax pemikiran ini).
Kemudian banyak juga cerita tntg alkemis, yg mencari universal knowledge, philosopher stone, bahan2 utama untuk kehidupan, sehingga bisa membuat emas, dan lainnya semau dirinya. Kalo yang ini gak tau deh, dalam Al Quran ga ada bgini, ini produk keserakahan manusia yg jelas.
Kalo dipikir2 kita bisa minta bantuan, jika kita bisa membayar nya. Kan kita tau bahwa jin ma manusia beda alam, makanan apalagi. Apa mungkin bisa kita bayar tu jin. Apa iya mereka butuh kita utk sesuatu. Hm..


Komentar
Posting Komentar