Ber mazhab apakah saya ?

Mungkin ada yang pernah mendengar istilah mazhab, yg berarti aliran dalam islam. Seperti sekte sekte yang ada di sisi animisme.

Berhubung saya memiliki buku otentik para pakar keislaman indonesia, maka saya ingin berbagi saja, sehingga kita menjadi tahu bahwa agama islam ini, adalah hasil berbagai warna budaya dan rasa pemikiran juga (untuk yang sudah pernah menyusuri islam dunia, atau naik haji pasti tau betapa banyak yang berlainan dari orang islam berbagai negara) sehingga kalau mau, kita bisa mengidentifikasi ajaran mana yang telah kita pegang selama ini.


Jadi aliran teologi islam ini berkembang setelah Rosul wafat. Intinya pada awalnya, konsep "kekuasaan atas bumi", inilah yang memecah manusia, sifat ini terus menerus ada. Sehingga khalifah ke empat Ali bin Abi Thalib, mengalami peristiwa makar, dan kemudian lahirnya kelompok baru MAZHAB TEOLOGI yang bisa diklasifikasikan menjadi:

a. Khawarij 
    Keluar dari Ali, karena tidak setuju Ali menyerahkan kekuasaan pada Muawiyah (Bani Umayyah).
    Ciri dari kelompok ini adalah, manusia  yang berdosa besar = kafir. Dikemudian hari dari golongan ini, pecah lagi dan yang setia pada Ali menjadi SYIAH

b. Murjiah
    Kelompok ini bersifat moderat, bahwa yg berdosa besar diserahkan pada Allah, tidak dikafirkan.
    Jadi  yang terpenting aspek iman, dan amal.
    Tokoh utamanya : Ghailan Ad Dimasyqi, Hasan bin Nuh bin Ali, Abu Hanifah, Abu Yusuf Al Qadi.

    Pecahan dari golongannya ;
  1. Al Jahmiah           Surga dan neraka tidak abadi,
  2. Assalihiyah           iman adl makrifat pada ALLAH
  3. Al Yunusiah          iman adl total pengetahuan pada ALLAH, rendah hati (Iblis kafir krn takabur)
  4. Al Ubaidiah           _sda_ +, perbuatan jahat tdk pengaruh pd iman
  5. Al Gailaniyah        _sda_ +, makrifatullah via nalar
  6. Assaubaniyah       _sda_ +, mengakui kewajiban dr nalar, kalau belum ada syariat
  7. Annurisiyah          iman harus diucapkan dengan lisan
  8. Al Karamiyah       _sda_ +, kafir juga harus diucapkan dengan lisan.

c. Muktazilah
    Prinsipnya adalah ada tempat ditengah. Orang yg berdosa besar, bukan kafir tapi bukan pula mukmin.
    Konsepnya freewill freeact. Kadar (qodar) Allah diserahkan pada manusia. Dan sifatnya cenderung filosofis.
    Tokoh utamanya pendirinya Wasil bin Ata (100H).

    Peristiwa akibat aliran ini adalah MIHNAH, yaitu spt inquisition di kristen, terjadi pd 198-232H, karena pendapat bahwa Al Quran adalah hal baru, bukan Qadim (terdahulu), korbannya tokoh terkemuka Al Khuzzai, Al Khuwairi (keduanya meninggal) dan Imam Hambali (disiksa).
 
    Ajaran : Tauhid ; sifat Allah menempel pada Zat Nya, Allah tidak dapat dilihat dengan mata di akhirat,
                            sifat anthropomorf Allah ditakwilkan.
                Adl ; Allah tidak berbuat zalim, menepati janji dan ancaman
                Al Wa'd wa Al Wa'id ; manusia bertanggung jawab atas dirinya
                Al manzilah bain al manzilatain ; posisi diantara dua posisi
                Al Amr ma'ruf nahi munkar
 
    Pecahan golongannya : Kadariah      sifat ALLAH kadar diserahkan pada manusia, krn itu manusia diadili,
                                          yang baik diciptakan ALLAH, yang buruk diciptakan manusia sendiri
              
Setelah Muktazilah tidak mendapat simpati masyarakat krn terlalu filosofis, maka muncul gerakan baru yaitu : AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH atau dikenal juga dengan SUNI  :

d. Asy'Ariyah
    Tokoh : pendiri Abu Hasan Al Asy'ari, Al Baqillani, Al Juwaini/Imam Haramain, Imam Gazali
    Ajaran : Allah memiliki sifat yang diluar zat. Allah Yang Mengetahui bukannya Allah itu pengetahuan.
                Al Quran bersifat Qadim
                Allah dapat dilihat di akhirat, karena berwujud
                Perbuatan manusia semuanya dari Allah, daya manusia tidak efektif
                Allah memiliki tangan dll namun tidak tahu bagaimana bentuknya
                Orang yang berdosa besar, belum jelas diampuni atau tidaknya.
                Allah berbuat sekehendakNya.
   
    Al Juwaini tidak sepenuhnya setuju dengan Asy'ari, utamanya ikhwal di tangan Allah dll mesti ditakwilkan.
    As Sanusi membuat sifat 20 bagi Allah, dan sifat 4 Rosul. 

Wujud (ada)Qidam (dahulu)Baqa’(kekal)Mukhalafatul lil-hawadis (berbeda dengan yang baru)Qiyamuhu bi nafsihi (berdiri sendiri)Wahdaniyah (keesaan)Qudrah (berkuasa)Iradat (berkehendak)‘llmu (mengetahui)Hayat (hidup)Sama’ (mendengar)Basar (melihat)Kalam (berbicara)Qadiran ( Maha berkuasa)Muridan (Maha berkehendak)‘Aliman (Maha mengetahui)Hayyan (Maha hidup)Sami’an (Maha mendengar)Basiran (Maha melihat)Mutakalliman (Maha berbicara)

e. Al Maturidiah

    Pendiri Abu Mansur Muh. Al Maturidi. Banyak ilmu hadis tidak berkembang di Uzbekistan, sehingga
    lebih kepada logika.

    Ajaran : Allah berkuasa dll, dengan kekuasaanNya, bukan zat Nya
                Al Quran memiliki bentuk Qadim di sisi Allah, dan bentuk kalam/mushaf di bumi
                Allah dapat dilihat di akhirat
                Sifat anthropomorf spt tangan Allah dll mesti ditakwilkan dengan kekuasaan misalnya
                Perbuatan diciptakan Allah, manusia yang menggunakan kehendak
                Allah menepati janji ancaman tidak berbuat sekehendakNya.

    Kelompok Al Maturidiah Samarkand cenderung pada Muktazilah, sedang Bukhara cenderung pada
    Asy'Ariyah.
______________________________________________________________________________________
Naaah kemudian kita belajar juga aliran fikih islam, yaitu MAZHAB bidang FIKIH:

a. Hanafi       : pendiri Nu'man bin Tsabit (80-150H), bermula di Kufah yg jauh dari madinah, persoalan
                     hukum dipecahkan via pendapat sahabat, kiyas, dan kiyas khafi.
                     Tersebar di Turki, Suriah, Afghanistan, Mesir, India, Libanon
b. Maliki       : 93-179H, imam malik keluar madinah hanya waktu haji saja. Hukum bersifat tekstual,
                     kitab Al Muwatta, tersebar di Tunis, Maroko, Aljazair, Spanyol
c. Syafii       : 150-204H, hidup di Baghdad, Mesir dan Madinah, hukum bersifat moderat, dipecahkan
                     berdasarkan AlQuran, Hadis, Ijma, Kiyas, dan nalar (istidlal). Kitab Ar Risalah dll
                     Tersebar di Indonesia, India, Persia, Yaman, pedesaan Mesir, Irak
d. Hambali    : 164-241H, bercorak tradisionalis, hukum via ALQuran, Sunnah, pendapat sahabat, hadis
                     mursal, dan kiyas jika terpaksa, tersebar di Arab Saudi, Mesir, Suriah, Palestina.
                     Tokoh terkenalnya adalah Abdul Qadir Jaelani.

Disamping aliran mazhab diatas ada juga istilah mazhab politik/tasawuf yaitu, Khawarij, Syiah, Suni. 

Sekian, semoga bisa membuka mata dan memperdalam ruh islam kita. Sumber : Ensiklopedi Islam

Komentar

  1. diriku punya buku WAMY, itu lebih lengkap lagi quni, ada aliran keagamaan lain di dunia

    BalasHapus
  2. baiknya saling mengisi saja bu lia, diringkas dan dimasukan dlm blog, tentu berguna utk semua yang ingin melihat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dipertimbangkan, pak quni
      #berasa tua :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer