Kebebasan bicara, PNS Korup dsb dsb CMIIW
Beberapa bacaan saya yang tidak tamat yaitu :
The Mysterious Island by Jules Verne
The Prince by Niccolo Macchiavelli
The World greatest Book vol II
well awalnya pengen baca banyak buku, namun pd akhirnya kita mencari buku yg menyamai kesukaan kita akan suatu cerita. Skrg sdg baca "She" by H. Rider Haggard.
Oke lah menyangkut kebebasan, tadi saya bertemu ka Dedi, kawan di Bappeda, berbicara mengenai asal muasal PNS korup, mengapa terjadi. Sedemikian sehingga ada suatu kesimpulan kecil yg kerap dilupakan oleh orang2, bahwa kemerdekaan kita adalah ketika kita tidak menyimpan rahasia.
Memegang rahasia, rahasia korupsi, kotor keji dan sebagainya adalah suatu aib yang dapat merusak jiwa manusia.
Hal-hal yang tidak diakui oleh kita, akan merusak tubuh juga, sehingga saya mengakui bahwa saya juga menerima uang dari kegiatan yang tidak berjalan, namun ada hasilnya. Saya menolak untuk dikekang dan di bikin rusak oleh moral PNS yang seperti bunglon. Saya jujur, dan berlaku adil pada diri saya. Dan sesungguhnya orang yg benar2 bebas adalah yg tidak memiliki apa2.
Berbicara lagi dgn kawan kantor X, dia bilang begini "YA.. APA SICH YG G PAKE BIAYA SEKARANG", dan saya pun mendapat kesimpulan lagi dari situ, biasanya yang mengerjakan juga lah yang kemudian bicara seolah2 meringankan tindakan tsb. Dia mengaburkan kesalahan dgn kalimat2 tsb. Dan teman2 saya yg ngecap saya korup secara lantang, mereka bisa bicara spt itu krn mereka tidak ada di sudut saya, kesimpulannya, biasanya yg bersuara lantang diluar, sama aja brekele ktika di dalam.
Okelah sekarang mari kita selidiki lagi awalnya korup tsb, spt yg sudah2 saya bilang, bahwa negara tidak mampu membikin dan menyajikan makanannya sendiri, akibatnya kita berusaha sendiri, tanpa jaminan apa2. Hal tsb yg menyebabkan manusia Indonesia menjadi saling makan, berlomba2 mengumpulkan harta, tanpa teknologi lagi. PNS korup itu hanya akibat. Penyebab tetap dari sisi negara yg mandul.
Kemudian X bilang lagi "PENYEBAB PNS KORUP ITU DARI DIRINYA ADA BAKAT.." keq mana bisa ada bakat.. menurut saya bakat itu kayak tubuh lentur, suara bagus, ini yg dibicarakan adalah suatu yg dipelajari, n malah diturunkan, dari pimpinan ke anak buah. Kalo pimpinan yang digugu dan ditiru nya spt itu, otomatis semuanya gak ada yg lain yg bisa dijalankan, krn pada dasarnya org Indonesia dididik untuk patuh (ingat kan pada guru yg otoriter, murid masuk sekolah untuk menunggu pulang, yaa gak semua sich).
Semua kita masuk ke dunia PNS itu bersih, yg mengajarkan itu semua adalah para pimpinan kitayg tercinta, klo gak ada contoh bgimana bisa timbul ide utk berbuat ya gak. Krn sudah jadi budaya maka PNS tidak bisa dibikin bersih serta merta, arus yg searah tsb harus diubah total dgn perombakan dari yg muda, yg gak tau apa2 mengenai korupsi, krn yg tua uda hilang kadar inovasinya. Pendobrak tradisi, org yg bebas tanpa tanggungan, ksatria masa depan, tumbal untuk reformasi, mari kita tunggu dia..
The Mysterious Island by Jules Verne
The Prince by Niccolo Macchiavelli
The World greatest Book vol II
well awalnya pengen baca banyak buku, namun pd akhirnya kita mencari buku yg menyamai kesukaan kita akan suatu cerita. Skrg sdg baca "She" by H. Rider Haggard.
Oke lah menyangkut kebebasan, tadi saya bertemu ka Dedi, kawan di Bappeda, berbicara mengenai asal muasal PNS korup, mengapa terjadi. Sedemikian sehingga ada suatu kesimpulan kecil yg kerap dilupakan oleh orang2, bahwa kemerdekaan kita adalah ketika kita tidak menyimpan rahasia.
Memegang rahasia, rahasia korupsi, kotor keji dan sebagainya adalah suatu aib yang dapat merusak jiwa manusia.
Hal-hal yang tidak diakui oleh kita, akan merusak tubuh juga, sehingga saya mengakui bahwa saya juga menerima uang dari kegiatan yang tidak berjalan, namun ada hasilnya. Saya menolak untuk dikekang dan di bikin rusak oleh moral PNS yang seperti bunglon. Saya jujur, dan berlaku adil pada diri saya. Dan sesungguhnya orang yg benar2 bebas adalah yg tidak memiliki apa2.
| Jangan sampe kita gak bebas makan (berpantangan krn sakit). |
Berbicara lagi dgn kawan kantor X, dia bilang begini "YA.. APA SICH YG G PAKE BIAYA SEKARANG", dan saya pun mendapat kesimpulan lagi dari situ, biasanya yang mengerjakan juga lah yang kemudian bicara seolah2 meringankan tindakan tsb. Dia mengaburkan kesalahan dgn kalimat2 tsb. Dan teman2 saya yg ngecap saya korup secara lantang, mereka bisa bicara spt itu krn mereka tidak ada di sudut saya, kesimpulannya, biasanya yg bersuara lantang diluar, sama aja brekele ktika di dalam.
Okelah sekarang mari kita selidiki lagi awalnya korup tsb, spt yg sudah2 saya bilang, bahwa negara tidak mampu membikin dan menyajikan makanannya sendiri, akibatnya kita berusaha sendiri, tanpa jaminan apa2. Hal tsb yg menyebabkan manusia Indonesia menjadi saling makan, berlomba2 mengumpulkan harta, tanpa teknologi lagi. PNS korup itu hanya akibat. Penyebab tetap dari sisi negara yg mandul.
Kemudian X bilang lagi "PENYEBAB PNS KORUP ITU DARI DIRINYA ADA BAKAT.." keq mana bisa ada bakat.. menurut saya bakat itu kayak tubuh lentur, suara bagus, ini yg dibicarakan adalah suatu yg dipelajari, n malah diturunkan, dari pimpinan ke anak buah. Kalo pimpinan yang digugu dan ditiru nya spt itu, otomatis semuanya gak ada yg lain yg bisa dijalankan, krn pada dasarnya org Indonesia dididik untuk patuh (ingat kan pada guru yg otoriter, murid masuk sekolah untuk menunggu pulang, yaa gak semua sich).
Semua kita masuk ke dunia PNS itu bersih, yg mengajarkan itu semua adalah para pimpinan kita
![]() |
| Pure conscience is what we need to make us smile my friend |

Girang banget foto loe bai
BalasHapusRH
hahahah b^^d
Hapus