Momentum 1436 H (antisipasi terhadap hal abu-abu di dunia PNS)

       Walaupun dalam praktek nya agak sulit. Namun Insya Allah, senantiasa mendapat jalan untuk kembali pada ajaran Allah yg lurus.

       Ya, pada hari ini telah Saya laksanakan niat untuk hijrah, yg bisa berarti secara lahir dan batin, maka saya berinisiatif, atas petunjuk Nya, membuat surat untuk atasan saya sbb;



Dengan hormat,

Memasuki Tahun baru 1436 Hijriah ini, tanpa bermaksud untuk bersikap tidak sopan, Saya bermaksud untuk menyatakan kembali beberapa hal sbb ;



a) Sila pertama Pancasila, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, yang merupakan basis untuk menjalankan perikehidupan sesuai dengan kepercayaannya, dalam hal ini saya adalah sebagai seorang muslim.

b) Perintah Allah SWT dalam firmanNya;

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil... (Q.S Al Maidah, 5 : 8)

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.(Q.S An Nahl 16 : 105)

Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka turun kepada setiap pendusta lagi banyak dosa (QS. Asy Syu’ara, 26 : 221-222)

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik. (Q.S Al An Aam 6 : 49)

c)   Firman  Allah SWT ;

Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertobat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya); sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S An Nahl, 16 :119)

d)   Di dalam Panca Prasetya KORPRI, ke lima, yang menyebutkan untuk Menegakkan kejujuran, keadilan dan disiplin serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme”.



Sehingga Saya menyatakan bahwa ; Saya memanfaatkan momentum hijrah ini untuk berusaha sebaik-baiknya, meninggalkan, apa-apa yang dibenci Allah SWT, dan berhijrah kepada apa-apa yang dicintai-Nya, khususnya mengenai kejujuran. Dan dalam hal ini sesuai dengan asas-asas yang dibangun almarhum pejuang pendiri bangsa.



Demikian pernyataan Saya, terimakasih.

       Sebenarnya ada versi awalnya yg lebih frontal, tapi takutnya bisa tersinggung, jadi yaah... hahaha, Saya sedih aja sudah lama koq tidak ada gebrakan di atas, sebaiknya memulai saja dari bawah, bukankah Allah akan merubah jika kita merubah dahulu, berniat ke arah yg baik, tentu Allah pasti meridhoi, aamiiin.


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer