My Melancholy
| Osozaki no Himawari |
Setelah amarah reda datanglah kesedihan.
Dikantor saya disuruh pasrah, oleh seorang rekan senior.
Ya memang saya tau mereka sudah menyerah, sudah menganggap hal dusta adalah suatu sistem, mungkin dulu mereka spt saya juga, memberi tau, menyurati atasan, memprotes, ... khusnuzonnya ya bgitu.
Saya pikir janganlah hal baik dimatikan.. dukungla.. setidaknya menjadi contoh bagi para pegawai baru..
Dirumah saya dicap oleh ibu saya selalu ngomongin kejelekan orang, jgn bgitu harus terus bersyukur.. Bersyukur bgmn.. bersyukur bahwa saya ibadah bisa tidak dtrima krn fasik = tidak beriman, dan bisa masuk neraka !?
Saya pikir ibu saya tidak mau repot mendengar saya.. spt kbykan wanita yg saya temui tdk mau pusing, ikut arus..
Dlm perjalanan ke masjid saudara saya bilang, lu gak bisa nyuruh orang lain, orang lain punya anak istri, mesti dihidupi.. lu bukan rosul!. Ya memang bukan rosul, tapi panutan kita toh rosul.. memberi peringatan.. kepada hal yg benar.. islam.. jgn jadikan diri dan keluarga bahan api neraka..
.. mereka tidak tau konsekwensi seperti yg saya tau..
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (Al Hadiid 16)
Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik ? Mereka tidak sama. (As Sajdah 18)
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik. (
Al An'aam 49)
Al An'aam 49)
Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.(At Taubah 24)
Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin) berapa banyaknya Kami membinasakan umat-umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.
(Thahaa 12)
(Thahaa 12)
Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu. (Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, Ad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kedzaliman terhadap hamba-hamba-Nya. (
Al Mukmin 30-31)
Al Mukmin 30-31)
Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (adzab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat adzab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. (Al Ahqaaf 35)
Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman. (
Yunus 33)
Yunus 33)
Sehingga wajarlah semua bencana yg terjadi di negri ini..
Kemudian ibu saya bicara sambil melihat berita di tipi.. "kasian ya si fulan, krn itu dan itu" .. berita diluar daerah.
Sambil melangkahkan kaki, menjauh, hati kecil saya ;
..kasian ya saya, sendirian..
kasian kamu, quni.. hehe..
BalasHapuskalau orang sudah gak mau diingatkan, ya sudah. lepas kan kewajiban kita, yang penting kita sudah pernah mengingatkan
maksud kamu baik, tapi bagi mereka mungkin caramu terkesan memojokan/frontal/terlalu keras
BalasHapusKasian juga seh kamu, tapi lebih kasian lagi orang yang tidak mau mendengarkan nasehat orang lain bagi kebaikannya...
tetaplah selalu memperbaiki diri :)
-sang pembaca-
thx all
BalasHapus